Akad nikah adalah bagian paling penting dalam prosesi pernikahan yang dijalani. Akad nikah seperti main course dalam jamuan makan.
Anda pun harus mempersiapkan diri agar akad nikah dapat berjalan dengan lancar. Persiapan utama dari sbuah akad nikah antara lain adalah sebagai berikut :
- Adanya calon mempelai wanita dan laki-laki
Pernikahan tentu saja merupakan inisiatif seseorang yang telah memiliki calon istri atau calon suami. Artinya persiapan yang pertama sudah beres.
- Seorang wali pernikahan
Calon pasangan pengantin harus membicarakan dengan keluarga untuk menunjuk wali dan saksi pernikahan.
Wali pernikahan adalah orang yang menikahkan pengantin perempuan dan pengantin laki-laki.
Orang yang berhak menjadi wali pernikahan di antaranya ayah kandung, saudara laki-laki, dan kakek.
Namun, apabila orang yang berhak menjadi wali pernikahan tidak bisa menikahkan karena suatu halangan atau alasan tertentu, maka diperbolehkan untuk menunjuk seorang hakim atau penghulu untuk menjadi wali.
- Dua orang saksi
Saksi pernikahan bertugas menjadi saksi dilangsungkannya akad nikah.
Saksi dimbil seorang dari pihak pengantin laki-laki dan seorang dari pihak pengantin perempuan.
Saksi boleh memiliki hubungan kekerabatan misalnya paman, saudara sepupu, atau saudara ipar, boleh juga diambil dari pihak yang tidak memiliki hubungan kekerabatan misalnya teman kerja atau sahabat.
- Kelengkapan administrasi.
Kelengkapan administrasi menyangkut surat-surat yang diperlukan untuk mendaftarkan pernikahan di KUA agar sah secara agama dan hukum.
Setelah menunjuk seorang wali pernikahan dan dua orang saksi, hal yang harus dilakukan adalah mempersiapkan mahar. Beberapa hal yang perlu diketahui tentang mahar adalah:
- Mahar
Merupakan pemberian dari pengantin laki-laki untuk pengantin perempuan.
Mahar dapat berupa perhiasan seperti cincin, gelang, kalung, anting, atau barang lainnya misalnya seperangkat alat sholat, mobil, rumah, dll.
Jenis barang yang dipilih dan besarnya mahar harus disesuaikan dengan kemampuan calon pengantin laki-laki. Namun, ada baiknya hal ini didiskusikan terlebih dahulu dengan calon pengantin wanita.
Persiapan yang harus dilakukan selanjutnya adalah persiapan administrasi. Administrasi yang dimaksud adalah berkas-berkas pernikahan yang harus dipersiapkan agar pernikahan menjadi sah di mata agama dan hukum.
Sebelum mengurus surat-surat untuk pernikahan, harus diputuskan tempat pelaksanaan pernikahan.
Bila pernikahan akan dilaksanakan di tempat domisili pengantin wanita, maka calon pengantin laki-laki harus mengurus surat keterangan atau surat pengantar dari tempat domisilinya.
Bila pernikahan dilakukan bukan di tempat domisili pengantin laki-laki maupun pengantin perempuan, maka kedua belah pihak harus mengurus surat pengantar dari tempat domisili masing-masing.
Surat-surat yang perlu dipersiapkan antara lain :
- Fotokopi KTP
- Fotokopi kartu keluarga
- Pas foto
- Akta cerai bagi janda atau duda.
- Materai.
Waktu terbaik untuk melakukan persiapan administrasi pernikahan adalah 1 atau 2 bulan sebelum hari H.
Hal ini untuk mengurangi kemungkinan adanya ketidaksesuaian antara rencana keluarga dengan pihak Kantor Urusan Agama (KUA).
Perlu diingat bahwa ada banyak orang yang juga memiliki rencana untuk menikah, sehingga bila persyaratan administratifnya tidak dilakukan jauh-jauh hari, bisa jadi pihak KUA sudah terlanjur mendaftar pernikahan pasangan lain.
Sebelum digelar akad nikah, pasangan pengantin harus mengikuti acara training dari kantor KUA tentang pernikahan.
Setelah semua persiapan di atas dilakukan, perlu juga membuat persiapan hari akad nikah. Persiapan ini berhubungan dengan acara setelah akad nikah.
Tidak harus membuat pesta besar-besaran yang hanya akan menguras dana anda. Yang penting adalah memberitahukan pada masyarakat terdekat bahwa anda berdua telah resmi menjadi suami istri.
Anda bisa mengundang tetangga di sekitar rumah anda dan kerabat untuk hadir dan menyaksikan pernikahan anda.
Sebaiknya acara diisi dengan pengajian dan doa agar pernikahan yang dilangsungkan menjadi pernikahan yang sakinah mawaddah warahmah.
Namun, bila anda menghendaki sebuah pesta, pastikan bahwa pesta yang anda gelar sesuai dengan budget yang anda miliki. (nr)


































